ptequityworldsmg News
PT. EQUITYWORLD FUTURES Perbankan Sambut Positif Penerapan GWM Averaging Tags: equityworld equityworld futures pt equityworld

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Kalangan perbankan menyambut positif penerapan Giro Wajib Minimun (GWM) Primer Averaging atau rata-rata oleh Bank Indonesia (BI).

GWM Averaging dipandang bisa memberi keleluasaan bagi bank dalam mengelola likuiditasnya lantaran dana yang disimpan di bank sentral tidak dihitung per hari.

Wakil Direktur PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso mengatakan, Equity world aturan GWM Averaging membuat bank lebih mudah mengelola kebutuhan likuiditasnya.

Namun, bank harus mampu menyediakan simpanan dana di BI sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

"Yang penting averange-nya terpenuhi, kalau punya GWM tinggi itu bisa digunakan karena yang dipakai hanya average-nya saja. Artinya itu memberi kelonggaran likuitidas," kata Sunarso di Jakarta, Selasa (4/7/2017).

Menurut Sunarso, dengan kemudahan maka bank dapat menjalankan bisnisnya lebih leluasa. Akan tetapi, dirinya belum bisa memprediksi besaran tambahan dana yang bisa masuk ke dalam sistem keuangan.

"Nanti kita lihat (dampaknya), maksud daripada GWM itu memberi kelonggaran likuiditas. Karena situasinya sekarang untuk mendorong kredit kita perlu likuiditas, karena dengan pelonggaran itu kalau ada likuiditas tidak terpakai itu bisa dipakai untuk lending," ungkap Sunarso.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja juga menyatakan dampak positif GWM Averaging.

Menurut Jahja, Equity world bank akan lebih mudah mengelola likuiditas dan BCA akan memanfaatkan itu.

"Itu bagus, itu membantu perbankan untuk lebih mudah dalam mengelola likuiditasnya. Kami di BCA pastinya akan memanfaatkan itu, kita akan pakai sesuai dengan aturan GWM averaging yang baru," tutur Jahja.

Per 1 Juli 2017, GWM Primer yang dipenuhi secara rata-rata adalah sebesar rasio 1,5 persen dari rata-rata DPK Rupiah selama Calculation Period (CP) atau sekitar 20 persen dari total rasio GWM Primer yang sebesar 6,5 persen (partial averaging).

Implementasi GWM Averaging adalah sebagai langkah lanjutan dari Reformulasi Kerangka Operasional Kebijakan Moneter untuk meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter.

Penerapan GWM Averaging membuka ruang bagi bank untuk meningkatkan kemampuan dan efisiensi pengelolaan likuiditas.

Bank dapat memanfaatkan fleksibilitas likuiditas tersebut untuk penempatan sementara pada instrumen pasar uang sehingga akan semakin mendorong pendalaman pasar keuangan yang merupakan salah satu program strategis BI.

Implementasi GWM Averaging juga dapat menopang stabilitas suku bunga operasional (PUAB overnite) berada di kisaran suku bunga kebijakan 7-Days (Reverse) Repo Rate sebagai sasaran operasional kebijakan moneter dan sekaligus mendorong pendalaman pasar keuangan.

Pun dapat menopang stabilitas suku bunga operasional (PUAB overnite) berada di kisaran suku bunga kebijakan 7-Days (Reverse) Repo Rate sebagai sasaran operasional kebijakan moneter dan sekaligus mendorong pendalaman pasar keuangan.

PT. EQUITYWORLD FUTURES USD/JPY: Bulls Tunggu Break Resisten 112 Tags: equityworld equityworld futures pt equityworld

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Saat ini, USD/JPY diperdagangkan pada 111,93, naik 0,07% pada hari ini, setelah membukukan tinggi harian di 111,97 dan rendah di 111,82.

USD/JPY berombak dalam kisaran sepuluh pip namun mempertahankan nada tawaran beli yang lebih baik dari kebangkitan greenback semalam. Equityworld Futures Dolar AS dijual akibat kekecewaan dalam data AS (ekspektasi PDB Kuartal 1 akan dipangkas) namun kemudian dalam permintaan lagi di secara luas dan meskipun imbal hasil lebih rendah. DXY pulih dua jam kemudian di sesi AS untuk mengakhiri hari naik 0,2%.

"Imbal hasil Treasury AS turun dari 2,16% menjadi 2,12%, sementara imbal hasil 2 juta turun dari 1,35% menjadi 1,33%. Equityworld Futures Fed fund futures terus diperkirakan akan menaikkan suku bunga Desember di sekitar 45%," kata analis di Westpac.

PT. EQUITYWORLD FUTURES Penurunan Minyak Terhenti Seiring Investor Kaji Meningkatnya Stok Libya Tags: equityworld equityworld futures pt equityworld

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Minyak turun di bawah $ 45 per barel terhenti karena investor mempertimbangkan perkiraan penurunan stok minyak mentah AS terhadap meningkatnya output dari Libya, yang dibebaskan dari pengurangan output dari OPEC.

Kontrak sedikit berubah di New York setelah turun 1,2 persen pada hari Senin. Persediaan AS kemungkinan menyusut sebanyak 1,2 juta barel pada pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum rilis data Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu. Libya memompa kilang minyak paling banyak dalam empat tahun terakhir setelah kesepakatan dengan Wintershall AG memungkinkan setidaknya dua ladang untuk melanjutkan produksinya.

Harga minyak mentah turun di bawah $ 45 per barel ke penutupan terendah dalam tujuh bulan pada pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa meningkatnya pasokan AS akan mengimbangi penurunan produksi oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia. PT Equityworld Pedagang menyimpan lebih banyak minyak di laut di tengah karena melimpahnya produksi di wilayah Atlantik, sebuah tanda-tanda bahwa pasar tersebut jauh dari penyeimbangan kembali.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Juli, yang berakhir pada hari Selasa, berada 6 sen lebih tinggi pada level $ 44,26 per barel di New York Mercantile Exchange. Total volume yang diperdagangkan sekitar 8 persen di bawah rata-rata 100 hari. Kontrak teraktif untuk bulan Agustus naik 7 sen ke level $ 44,50 pada pukul 7:37 pagi waktu Hong Kong.

Brent untuk pengiriman Agustus turun 46 sen atau 1 persen, PT Equityworld ke level $ 46,91 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London pada hari Senin. Minyak mentah acuan global mengakhiri sesi dengan premi $ 2,48 sampai Agustus untuk minyak WTI. 

Sumber : Bloomberg

PT. EQUITYWORLD FUTURES BI dan BEI Mulai Libur Lebaran 23 Juni Tags: equityworld equityworld futures pt equityworld

PT. EQUITYWORLD FUTURES – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak akan beroperasi pada Jumat, 23 Juni 2017. Otoritas bursa itu mulai  cuti bersama dalam rangka Idul Fitri pada hari tersebut. 

Direktur BEI Tito Sulistio mengatakan bursa akan libur hingga 30 Juni. "Kami ikut perintah presiden," katanya di BEI, Jakarta, Kamis, 15 Juni 2017. 

Pemerintah menetapkan cuti bersama Idul Fitri tahun ini dimulai pada 23 Juni. Cuti bersama berlangsung selama lima hari hingga 30 Juni. Keputusan tersebut diteken hari ini oleh Presiden Joko Widodo dalam Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017.

Bank Indonesia pun memutuskan libur mulai 23 Juni. "Karena Keppres sudah ditandatangani jadi hari libur nasional, Equity world kami akan sesuaikan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Tirta Segara di kantornya.

Sebelumnya, BI memutuskan beroperasi penuh pada 23 Juni. BI kemarin mengumumkan seluruh kantor Bank Indonesia tutup pada 26 hingga 29 Juni untuk umum. Sedangkan pada Jumat, 30 Juni, Bank Indonesia beroperasi terbatas. Equity world Tirta mengatakan BI akan mengeluarkan pengumuman lebih lanjut mengenai operasional. 
 

PT. EQUITYWORLD FUTURES Bursa Tokyo naik pada jam istirahat perdagangan Tags: equityworld equityworld futures pt equityworld

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Saham Tokyo naik Jumat pagi seiring penurunan yen versus dolar, sementara pedagang mengesampingkan kesaksian mantan direktur FBI James Comey yang mengatakan bahwa Donald Trump memintanya untuk membatalkan penyelidikan terhadap hubungan Trump dengan Rusia.

Indeks acuan Nikkei naik 0,91 persen atau 180,64 poin ke level 20,089.90 pada saat jam istirahat perdagangan, Equityworld Futures sementara indeks Topix yang lebih luas menguat 0,31 persen atau 4,88 poin ke level 1.595,29.

Indeks Topix naik 1,3 persen menjadi 1,356.63 pada istirahat perdagangan di Tokyo, sementara Nikkei 225 Stock Average naik 1,6 persen menjadi 16,682.11. Kedua indeks pada hari Rabu ditutup turun lebih dari 20 persen dari tertingginya di tahun 2015. MSCI Inc. indeks ekuitas global juga di ambang menuju bear market di tengah jatuhnya harga energi, kenaikan suku bunga AS dan kekhawatiran atas kemampuan China untuk mengelola transisi ke pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Saham AS reli di jam terakhir perdagangan untuk memangkas penurunan.

Maskapai penerbangan, produsen kaca dan pembuat ban memimpin kenaikan dengan semua kecuali dua dari 33 kelompok industri Topix yang naik. Saham Nippon Electric Glass Co. melonjak 7,3 persen, berada diantara keuntungan terbesar dalam Nikkei 225, Equityworld Futures setelah JPMorgan Chase & Co menaikkan rating saham perusahaan tersebut. Saham Laox Co. menambahkan 5,1 persen setelah peritel mengatakan penjualan pada bulan Desember melonjak 23 persen dari tahun sebelumnya. Saham Yaskawa Electric Corp. turun 5,7 persen, yang terbesar di Nikkei 225, setelah memotong perkiraan laba.

Sumber: AFP

RSS
Blog Categories
Recent Comments
No one has commented recently

Site Poll
Website Fund

This website is powered by Spruz